saat itu aku sedang berjalan sendirian menyusuri kota malang,kota yang berjulukan kota bunga ini memang membuat orang merasa nyaman.setelah lelah aku pun duduk di alun-alun kota malang taman nya lumayan indah,taman kota yang berbentuk kubus tanaman indah mengelilingi taman dan di tengah-tengah kolam ikan berbentuk bundar.aku duduk sendiri di sudut taman sambil menikmati rokok yang sudah ku bawa dari kosant.baru berapa menit aku duduk datang sekelompok pengamen dan berapa menit kemudian anak kecil menghapiriku meminta rupiah (bukan menodong) aku pun memberikan beberapa rupiah kepada nya.
aku perihatin dengan keadaan anak kecil yang meminta-minta,mereka hanya seorang anak kecil yang tak mengerti apa masa depan,mereka bagaikan tanah liat yang siap di bentuk menjadi apa saja sesuai dengan yang kita inginkan.salah siapa jika mereka jadi tidak jelas masa depan nya?hidup di jalanan sangat keras,penuh dengan premanisasi dan brutal.apa jadi nya jika seorang anak berumur di bawah 15 tahun menyaksikan kejadian brutal,mereka akan akan meniru bahkan akan lebih dari sebelum nya.
peranan keluarga sangat lah penting dalam menjaga anak nya,benteng pertama adalah keluarga jika keluarga tidak membentengi lalu siapa lagi?tapi jaman sekarang dengan alasan himpitan ekonomi orang tua malah menyuruh anak nya me minta-minta tanpa memikirkan dapak piskologi anak.tanpa sadar orang tua menjadikan anak nya generasi preman.
pada zaman seperti ini,kebebasan semakin menghantui moral generasi bangsa.tontonan televisi swasta semakin tak bermoral,mengajarkan generasi bangsa bermental BEJAD.sinetron menggambarkan kemewahan dan erotis,secara tidak sadar kita ini sudah jadi korban kerusakan moral karena sinetron,dulu melihat orang mengunakan rok di atas lutut itu kategori erotis tapi sekarang itu wajar-wajar saja,jika terus begini bukan tidak mungkin lihat orang telanjang/bugil itu wajar atau biasa.
jangan biarkan generasi kita yang akan datang semakin rusak.pemerintah harus berpikir untuk membenahi.keluarga pun harus bekerja ekstra keras agar anak nya tak bermoral BEJAD.
ini hanya wujud keperihatinan semakin rusak nya generasi bangsa

